Selalu Merasa Lapar? Mungkin 7 Hal Ini Penyebabnya

Normalnya, rasa lapar adalah sinyal yang diberikan tubuh ketika seseorang memerlukan asupan kalori sebagai bahan bakar untuk beraktivitas. Tapi bagaimana bila rasa lapar terus menyerang bahkan setelah kita makan? Jika Moms mengalaminya, bisa jadi rasa lapar tersebut disebabkan oleh beberapa kondisi sebagai berikut: 

Kebanyakan Konsumsi Makanan ManisSebuah penelitian yang diterbitkan di  Journal of the American Medical Association membuktikan bahwa terlalu banyak mengonsumsi gula—terutama jenis fruktosa, bisa meningkatkan selera makan seseorang. Pasalnya, konsumsi fruktosa bisa mempercepat pengosongan perut di dalam tubuh serta memicu pelepasan hormon ghrelin yang berperan mengaktifkan sinyal lapar. 

Kurang Asupan ProteinProtein adalah jenis nutrisi yang lebih sulit dicerna oleh tubuh dibandingkan karbohidrat sehingga bisa menghadirkan rasa kenyang lebih lama. Itu sebabnya konsumsi makanan sehari-hari yang tidak mengandung protein dalam jumlah cukup bisa menjadi penyebab sering merasa lapar. Contoh makanan yang banyak mengandung protein adalah telur, daging, seafood, dan kacang-kacangan. 

DehidrasiTubuh kita terdiri atas 70% cairan. Karena itu, kekurangan asupan cairan bisa mengakibatkan kadar hormon tidak seimbang dan mempengaruhi fungsi organ tubuh. Seringkali gejala dehidrasi berupa rasa haus disalahartikan sebagai rasa lapar. Itu sebabnya Moms terus merasa kelaparan meski sudah makan. Gejala dehidrasi tersebut baru bisa berkurang setelah mencukupi asupan cairan.

Kurang TidurKondisi kurang tidur bisa mengganggu keseimbangan kadar hormon, termasuk mempengaruhi fungsi hormon yang mengatur sinyal lapar dan kenyang. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity membuktikan bahwa responden yang tidak mencukupi waktu tidur dalam sehari memiliki kadar hormon ghrelin lebih tinggi dibandingkan mereka yang cukup tidur. 

StresStres juga bisa menjadi pemicu munculnya rasa lapar berkepanjangan. Kondisi ini bisa bertambah parah apabila stres juga membuat Moms mengalami keluhan sulit tidur atau insomnia. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Psychological Science, responden yang mengalami stres kronis memiliki kadar hormon ghrelin lebih tinggi dan kadar hormon leptin (hormon pemicu rasa kenyang) lebih rendah dibandingkan orang yang tidak mengalami stres. 

HipertiroidFungsi kelenjar tiroid (kelenjar yang terletak pada leher bagian depan) adalah memproduksi hormon yang mengendalikan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Yang disebut hipertiroid adalah gangguan fungsi tiroid sehingga mengakibatkan kelenjar ini bekerja terlalu aktif memproduksi hormon. Gejala hipertiroid antara lain jantung berdebar, mood swing, sering berkemih, dan sering merasa lapar. 

Diabetes Tipe 2Rasa lapar yang tak kunjung reda juga bisa menjadi salah satu ciri diabetes tipe 2. Akibat gangguan pada fungsi hormon insulin, penyandang diabetes kesulitan memproses gula untuk dijadikan sumber energi sehingga tubuhnya terus mengirimkan sinyal lapar. Segera konsultasikan ke dokter apabila Moms mengalami gejala ini, terlebih bila ada riwayat diabetes di dalam keluarga. Untuk memelihara kebugaran tubuh dan nafsu makan yang wajar, Moms bisa mulai menerapkan pola hidup sehat sejak sekarang. Konsumsi makanan bergizi seimbang, lebih aktif bergerak setiap hari, dan belajar mengelola stres dengan baik adalah kunci untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Ajak keluarga di rumah untuk menerapkannya juga ya Moms!