9 Penyebab Wajah Berminyak, Agar Kulit Lebih Sehat dan Menawan

Minyak berlebih pada wajah tentu membuat kepercayaan diri menurun. Pasalnya make up atau riasan tidak akan menempel secara sempurna dengan kulit, hasilnya wajah akan terlihat greasy dan kotor. Sebelum mencari cara untuk mengatasinya, penting sekali bagi anda untuk mengetahui penyebab wajah berminyak ini.

Ya, penyebab minyak berlebih pada wajah untuk setiap orang berbeda satu sama lain. Hal ini dikarenakan tipe kulit dan kondisi hormonal tubuh setiap orang tentu berbeda. Namun secara umum terdapat 9 faktor penyebab dari kulit berminyak. Apa saja? Simak jawabannya dalam ulasan berikut ini!

9 Penyebab Wajah Berminyak

Sebenarnya banyak sekali penyebab minyak berlebih pada wajah. Tetapi secara umum terdapat 9 faktor utama yang kerap menjadi alasan mengapa minyak di wajah seseorang berlebihan. Berikut ulasan untuk 9 faktor tersebut!

1. Pori-Pori Besar

Tahukan anda dari mana minyak dari dalam tubuh bisa keluar ke permukaan kulit? Ya, pori-pori menjadi jalan utama bagi minyak untuk melembabkan kulit seseorang. Tapi bagaimana jika pori-pori pada wajah sangat besar? Tentu minyak yang dihasilkan juga berlebihan. Oleh karena itu, pori-pori besar menjadi penyebab utama mengapa wajah memiliki kadar minyak berlebih.

Banyak sekali faktor penyebab dari pori-pori besar. Mulai dari usia, make up, jerawat, berat badan tidak seimbang, konsumsi makanan berlemak, dll. Agar minyak berlebih pada wajah bisa di atasi, anda bisa melakukan perawatan wajah untuk mengecilkan pori-pori terlebih dahulu.

2. Faktor Hormonal

Bukan menjadi rahasia lagi bahwa faktor hormonal menjadi alasan mengapa minyak di wajah berlebihan. Ketidakseimbangan hormon merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum secara berlebihan. Alhasil wajah akan menjadi berminyak dan berisiko memunculkan masalah kulit baru, yaitu jerawat.

Lalu apa yang menyebabkan hormon di dalam tubuh tidak seimbang? Banyak sekali, mulai dari masa haid, menopause, kehamilan, dan terlebih karena penggunaan alat kontrasepsi.

Ya, alat kontrasepsi memang memiliki cara kerja dengan menduplikasi hormon progesteron melalui hormon progestin. Hasilnya hormon pada tubuh menjadi tidak seimbang sehingga bisa menyebakan beberapa masalah. Mulai dari minyak berlebih, jerawat, kegemukan, dll. Sebagai tips dan solusi, anda bisa menggunakan pil KB anti jerawat agar terhindar dari masalah-masalah tersebut. Pil KB anti jerawat yang premium adalah Pil KB Elzsa. Mempunyai kandungan cyproterone acetate dan ethinylestradiol, Pil KB Elzsa terbukti efektif mencegah kehamilan 99% jika digunakan secara rutin dan teratur.

Selain mempunyai manfaat yang luar biasa, pil KB Elzsa didesain dengan konsep yang mungil dan simpel Artinya, pil ini cocok anda bawa kemana-mana tanpa harus menghabiskan banyak tempat. 1 Pak pil KB ini berisi 21 butir yang dikonsumsi tepat 1 hari setelah selesai menstruasi.

Beberapa keuntungan ketika anda mengkonsumsi pil KB dengan merek ini adalah menjaga kestabilan hormon tubuh. Pil KB Elzsa juga terbukti dapat memberikan efek glowing, kenyal, cerah, dan mencegah timbulnya jerawat serta awet muda.

Pil KB Elzsa juga dapat melancarkan siklus menstruasi serta meredakan nyeri haid. Selain itu dengan mengkonsumsi pil ini secara rutin dapat mengurangi volume darah menstruasi sehingga tidak perlu khawatir kekurangan zat besi pada tubuh.

3. Stress

Selain faktor hormonal, penyebab internal dari wajah berminyak adalah stress. Meskipun terkesan sepele, tetapi jangan pernah mengentengkan stress. Jika terdapat masalah, segera kunjungi psikolog atau cari solusi agar masalah segera terpecahkan.

Stress menjadi dalang bagi beberapa masalah kesehatan, tak terkecuali pada masalah kulit. Stress yang berlebihan bisa merangsang produksi hormon kartisol secara berlebihan. Kandungan hormon kartisol yang berlebihan bisa menyebabkan beberapa masalah kulit. Seperti jerawat, minyak berlebih, bruntusan, dan pori-pori besar.

Memanage stress dan psikologi bisa menjadi cara menghaluskan wajah dan menghindarkan dari risiko minyak berlebih. Anda pun juga akan terhindar dari berbagai masalah penyakit.

4. Produk Kecantikan yang Tidak Cocok

Perlu diketahui bahwa kulit wajah terdiri dari tiga tipe yaitu kering, berminyak, dan kombinasi. Untuk memenuhi kebutuhan skincare, brand perawatan kulit pun juga meluncurkan produk untuk masing-masing jenis kulit.

Bagi anda yang memiliki jenis kulit berminyak, jangan sekali-kali mencoba skincare untuk kulit kering. Mengapa? Skincare untuk kulit kering mampu merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi minyak dalam jumlah yang cukup banyak. Hasilnya kulit akan menjadi lebih lembab dan terhidrasi.

Coba bayangkan jika skincare kulit kering digunakan untuk kulit berminyak. Tentu kadar minyak pada kulit wajah akan semakin banyak. Hasilnya kulit wajah akan tampak greasy dan muncul berbagai masalah kulit, jerawat salah satunya.

5. Konsumsi Makanan dengan Kandungan Indeks Glikemik Tinggi

Tidak hanya dalam bidang kesehatan, makanan juga turut berpengaruh pada masalah kecantikan kulit. Makanan dengan kandungan indeks glikemik tinggi turut memicu produksi sebum aktif, sehingga kulit wajah menjadi sangat berminyak dan kusam. Glikemik juga mampu meningkakan hormon androgen, sehingga kadar hormon dalam tubuh menjadi tidak seimbang.

Contoh dari makanan dengan kandungan glikemik tinggi adalah gula, ayam potong dengan kandungan lemak jenuh, roti yang tinggi karbohidrat, dan junk food. Untuk itu, sangat disarankan bagi anda untuk mengurangi konsumsi makanan tersebut agar produksi minyak menjadi stabil.

Gantilah asupan makanan dengan bahan-bahan yang lebih sehat seperti sayur dan buah. Perbanyak pula konsumsi air putih untuk menetralkan kadar minyak dan mengencangkan kulit.

6. Eksfoliasi Wajah Berlebihan

Eksfoliasi perlu dilakukan agar sisa kotoran dan make up bisa terangkat dengan sempurna. Karena kemampuan membersihkannya cukup dalam, disarankan eksfoliasi ini hanya dilakukan sebanyak 1 minggu sekali.

Jika terlalu sering dengan proses yang berlebihan, kelenjar sebasea akan meresponnya sebagai keadaan darurat. Hasilnya mereka akan memproduksi minyak secara melimpah agar kelembaban bisa kembali setelah eksfoliasi dilakukan.

Oleh karena itu, jangan terlalu sering melakukan eksfoliasi. Lakukan eksfoliasi secara pelan dan perlahan, tanpa dipaksa pun eksfoliator akan bekerja untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk.

7. Menggunakan Obat Jerawat

Untuk menghempas jerawat yang membandel, kebanyakan orang akan menggunakan obat jerawat. Biasanya obat jerawat terdiri dari kandungan asam salisilat dan benzoil peroksida, yang bisa membuat kulit menjadi kering dan seperti ketarik.

Kasus ini serupa dengan penyebab nomor 7 yaitu eksfoliasi. Di mana kondisi kulit yang kering justru akan merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi secara berlebihan. Jika anda pemilik tipe kulit berminyak, siap-siap saja wajah akan semakin berminyak dan kusam.

8. Faktor Genetik

Tidak selalu disebabkan oleh fakor eskternal, minyak berlebih pada wajah bisa disebabkan oleh faktor genetik. Faktor genetik merupakan saat di mana seseorang menerima kondisi dari garis keturunan atau keluarganya. Baik itu, sifat, ciri fisik, kecerdasan, penyakit, dan tentunya masalah kulit berminyak.

Jika orang tua atau garis keturunannya memiliki kulit berminyak, bisa jadi anak atau cucunya nanti akan memiliki jenis kulit yang sama. Jenis kulit tidak bisa diubah, tinggal bagaimana anda menyikapi dan merawat agar tidak timbul masalah kulit.

9. Pubertas

Penyebab terakhir dari kulit wajah berminyak adalah pubertas. Pubertas terjadi pada saat seseorang menginjak masa remaja, biasanya usia 13-17 tahun. Kadar hormonal seseorang pada masa pubertas sangat tinggi dan tidak seimbang. Maka jangan heran jika remaja biasanya memiliki sifat pemberani dengan wajah yang dipenuhi jerawat.

Di masa ini kulit pun akan sangat berminyak karena hormon mampu memacu produksi sebum hingga 500%. Namun tenang saja, seiring bertambahnya usia, produksi sebum ini akan menurun dengan sendirinya.

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai 9 penyebab wajah berminyak. Tidak selalu, tetapi 9 faktor tersebut secara umum telah didapuk menjadi penyebab produksi minyak berlebih.

Dengan mengetahui penyebabnya, tentu kini anda bisa mengambil langkah antisipatif untuk mencegah berbagai masalah kulit wajah.