Manfaat Cek Sperma Sebelum Program Hamil

Berencana untuk langsung punya momongan setelah menikah? Pakar kesehatan menyarankan pasangan pengantin baru untuk melakukan rangkaian tes kesehatan yang meliputi tes darah dan tes urin untuk mengetahui kondisi kesehatan secara keseluruhan. Selain kedua jenis tes tersebut, Moms dan pasangan juga bisa mempertimbangkan untuk melakukan cek sperma. Apa saja kegunaannya? 

Jadi Bagian dari Tes Kesehatan PranikahCek sperma biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri yang tak kunjung mendapatkan keturunan setelah berusaha selama bertahun-tahun. Selain itu, jenis pemeriksaan ini juga biasanya dilakukan oleh pria yang baru saja menjalani prosedur vasektomi untuk memastikan tidak ada sperma di dalam cairan semen (air mani) yang keluar saat ejakulasi. 

Bukan itu saja, sebenarnya cek sperma juga bisa dijadikan bagian dari prosedur tes kesehatan pranikah oleh pasangan pengantin baru yang ingin segera memiliki keturunan. Terutama bila calon pengantin pria memiliki masalah kesehatan yang berpotensi mempengaruhi kesuburan, seperti obesitas, diabetes, atau pernah mengalami cedera pada area sekitar organ intim. Dengan melakukan pemeriksaan sejak dini, dokter bisa mendeteksi adanya masalah kesehatan dan segera mengambil tindakan pengobatan apabila diperlukan. 

Mendeteksi Kelainan pada SpermaManfaat cek sperma adalah untuk mendeteksi adanya kelainan pada kondisi sperma yang bisa mempengaruhi kemampuannya membuahi sel telur. Beberapa hal yang akan diperiksa dengan melakukan prosedur cek sperma adalah: 

  • Jumlah. Dalam kondisi normal, 1 mL cairan semen mengandung setidaknya 15 juta sel sperma.
  • Bentuk. Dalam sperma yang sehat, ada setidaknya 4% sel sperma yang bentuk dan ukurannya normal. Bentuk dan ukuran sel sperma bisa mempengaruhi kemampuan sperma membuahi sel telur.
  • Pergerakan (motilitas). Idealnya ada 50% sel sperma yang aktif bergerak dalam sampel cairan semen.
  • Volume. Dalam satu kali ejakulasi, jumlah cairan semen yang keluar setidaknya mencapai 2 mL. Jika kurang, kemungkinan ada gangguan dalam pembentukan cairan atau ada saluran yang tersumbat
  • Level pH. Cairan semen yang normal memiliki level pH antara 7,2-7,8. Level pH abnormal bisa mempengaruhi kesehatan dan pergerakan sel sperma.
  • Cepat terdeteksi, cepat pula bisa diatasiBerminat untuk melakukan cek sperma? Prosedur pelaksanaannya amat sederhana karena hanya memerlukan penyerahan sampel cairan semen untuk diperiksa di dalam laboratorium. Antara 2-5 hari menjelang hari tes, kemungkinan pasangan akan diminta untuk menghindari ejakulasi agar dokter bisa menghitung jumlah sperma yang tertinggi. Perkiraan biaya cek sperma adalah antara Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu. 

    Tak perlu khawatir jika terdeteksi adanya masalah tertentu pada sperma pasangan, Moms. Pasalnya, mayoritas masalah kesehatan pada sperma bisa diatasi dengan cara memperbaiki gaya hidup, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berhenti merokok, dan lebih aktif secara fisik. Kalaupun terdeteksi gangguan kesehatan yang lebih serius, Moms juga bisa segera berkonsultasi pada dokter untuk mencari solusinya sehingga program hamil bisa berlangsung secara lancar.