Akal Sehat atau Gengsi? Tips Memilih Sekolah Anak

Zaman sekarang, yang terpengaruh oleh gengsi bukan hanya pemilihan fashion items dan destinasi liburan ya Moms, tapi juga pemilihan sekolah untuk anak. Nah, apakah Moms terjangkit gengsi dalam memilih sekolah anak? Coba tilik gejala-gejala ini:
  • Apakah Moms memilih sekolah itu karena iklannya intens?
  • Apakah Moms memilih sekolah itu karena ekstra kurikulernya fancy & sering menang award ini itu?
  • Apakah Moms memilih sekolah itu karena fasilitasnya tersier nya yang fancy? Misalnya kolam renang, berkuda, atau gym? Benarkah anak sudah butuh fasilitas ini?
  • Apakah Moms memlih sekolah itu karena teman-teman Moms menyekolahkan anak mereka di sana?
  • Susah memang untuk menghindari peer pressure, tapi Moms perlu ingat bahwa banyak hal - termasuk pendidikan - dijual dengan mempermaikan gengsi konsumen loh. Jadi, alih-alih “ikut arus”, pilihlah sekolah dengan dasar pemikiran ini:
  • Jarak. Kasihan kan kalau anak-anak harus bangun sebelum matahari terbit supaya bisa sampai di sekolah tepat waktu. Anak-anak yang cukup tidur lebih mudah menangkap pelajaran lho Moms.
  • Biaya. Soal ini Moms harus sangat jeli dan teliti bukan hanya untuk saat ini, tapi juga untuk jenjang pendidikan anak selanjutnya ya. Perkirakan juga komponen biaya selain SPP seperti perlengkapan ekstra kurikuler dan praktikum. Nominal SPP pun setiap tahun merayap naik lho Moms.
  • Guru. Moms pasti tidak ingin menitipkan anak kepada sembarang orang kan. Ada baiknya mencari tahu seperti apakah para pengajar yang ada di sekolah itu. Ambil waktu untuk berkunjung & berbincanglah dengan mereka barang sebentar.
  • Kurikulum. Ada berbagai macam kurikulum yang ditawarkan oleh sekolah. Ada yang lokal, internasional, klasik, atau montessori. Baiknya Moms cek kurikulum apa yang ditawarkan oleh calon sekolah anak. Moms bisa bergabung juga dengan perkumpulan orang tua murid untuk memberi masukan kurikulum pada sekolah.
  • Visi Misi Sekolah. Semua sekolah didirikan atas dasar ideologi tertentu Moms. Cari tahulah siapa saja pendiri sekolah itu, latar belakang, dan visi-misi mereka. Cocokkah dengan nilai-nilai yang Moms ajarkan kepada anak? Jangan sampai nilai-nilai yang diajarkan di sekolah bertempur dengan nilai-nilai yang Moms ajarkan di rumah ya.