7 Tips Merawat dan Membersihkan Organ Intim

Merawat dan membersihkan organ intim adalah langkah penting untuk memelihara kesehatan reproduksi. Pasalnya, vagina wanita adalah “pintu masuk” menuju organ reproduksi lainnya, mulai dari rahim sampai indung telur. Jika tidak dibersihkan dengan benar, paparan kotoran dan kuman bisa mengakibatkan vagina mengalami infeksi dan berisiko menyebar ke organ reproduksi lainnya. Ikuti tips perawatan organ intim berikut agar kesehatannya selalu terpelihara.

Terapkan pola hidup sehatSelain bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, penerapan pola hidup sehat dengan cara memelihara berat badan ideal, rutin berolahraga, dan mengelola stres dengan baik, juga penting untuk kesehatan organ intim. Dengan menerapkan pola hidup sehat, keseimbangan hormon di dalam tubuh akan terpelihara sehingga siklus menstruasi dan keberadaan bakteri baik di dalam vagina tetap stabil.

Ganti pembalut setiap 2 jamDarah menstruasi yang tertampung terlalu lama di dalam pembalut bisa mengakibatkan daerah di sekitar vagina terlalu lembap. Dalam kondisi terlalu lembap, vagina bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri dan jamur penyebab infeksi. Untuk menghindarinya, ganti pembalut setiap 2 jam sekali dan keringkan kulit di sekitar vagina setiap kali selesai dibersihkan.

Pilih pakaian dalam katunPakaian dalam dari bahan satin memang seksi, Moms. Tapi sayangnya, satin tidak terlalu mampu menyerap keringat sehingga kurang ideal dijadikan sebagai bahan pakaian dalam. Jika hendak melakukan banyak aktivitas seharian, lebih baik Moms mengenakan pakaian dalam katun yang mampu menyerap keringat untuk menghindari kondisi lembap pada organ intim.

Batasi pemakaian celana ketatCelana panjang memang nyaman digunakan untuk beraktivitas. Hanya saja, untuk  menjaga agar daerah vagina tidak terlalu lembap, pilih model celana yang tidak terlalu ketat ya Moms. Sesekali memakai skinny jeans sah-sah saja, tetapi batasi agar tidak terlalu lama dan terlalu sering. Ada baiknya juga menyelingi pemakaian celana dengan rok agar sirkulasi udara menuju area organ intim tidak terhalang.

Tes pap smear 3 tahun sekaliPada perempuan dewasa, tes pap smear penting dilakukan secara rutin untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan pada area organ intim. Pap smear terutama penting dilakukan oleh mereka yang sudah aktif secara seksual. Lakukan tes pap smear secara rutin sesuai anjuran dokter atau setidaknya setiap 3 tahun sekali.

Bersihkan dari arah depan ke belakangVagina yang merupakan saluran penghubung rahim dan area tubuh bagian luar memiliki mekanisme alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Karena itu cara terbaik membersihkan organ intim perempuan ini adalah membersihkan daerah vulva (bagian luar vagina) dari arah depan ke belakang agar kotoran yang ada di anus tidak menyebar ke vagina. Membersihkan vagina dengan vaginal douche (menyemprotkan air yang dicampur pembersih ke dalam liang vagina) tidak disarankan ya Moms, karena bisa memicu terjadinya luka dan infeksi.

Pilih pembersih yang amanUntuk memelihara kebersihan vagina, sebaiknya Moms menggunakan sabun khusus yang lembut, aman, dan mampu memelihara keseimbangan pH ideal vagina pada angka 3,5 sampai 4,9. Cara merawat pH vagina lainnya adalah dengan mengonsumsi jenis-jenis makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt, kefir, tempe, dan kimchi. Konsumsi probiotik baik untuk memelihara keseimbangan bakteri baik di dalam vagina yang berguna memerangi bakteri jahat penyebab infeksi. Selain menerapkan pada diri sendiri, ajari pula gadis kecil Anda di rumah untuk membersihkan dan merawat organ intimnya dengan baik ya, Moms.