7 Tips Mengurangi Sampah Plastik dalam Keseharian

Tingkat polusi di bumi kita semakin parah akibat pembuangan sampah plastik yang kian merajalela, Moms. Jenis sampah plastik yang sulit terurai menjadikannya sumber pencemaran terbesar di tanah dan perairan. Moms pasti pernah dengar tentang ikan paus yang mati terdampar dengan 7 kg limbah plastik di dalam perutnya, kan? Atau tentang penyu yang pertumbuhan cangkangnya terhambat cincin plastik?

Selain limbah plastik berukuran besar, limbah plastik berukuran mikro juga bisa masuk ke dalam tubuh hewan yang kita konsumsi seperti ikan dan unggas.  Pada akhirnya, partikel plastik tersebut ikut masuk ke dalam tubuh kita dan menimbulkan masalah kesehatan, mulai dari gangguan hormon sampai kanker. Yuk lakukan sesuatu untuk menyingkirkan ancaman bahaya di depan mata, Moms! Berikut tips mengurangi sampah plastikdalam keseharian: 

Pakai Tas Belanja SendiriMenggunakan tas belanja yang bisa digunakan berkali-kali adalah cara mengurangi sampah plastik yang mudah diterapkan dalam keseharian. Selalu bawa tas belanja yang bisa dilipat ke mana pun bepergian, Moms. Dengan begitu, Anda selalu siap jika sewaktu-waktu memerlukan wadah untuk menampung belanjaan. 

Bawa Wadah & Alat Makan SendiriBiasakan selalu membawa serta menggunakan wadah makanan dan minuman sendiri kala bepergian, Moms. Ini bisa menjadi cara mengurangi penggunaan plastik dari piring, gelas, dan sendok plastik sekali pakai. Asyiknya lagi, beberapa kedai kopi memberikan potongan harga kalau kita memakai gelas atau tumbler sendiri loh!

Minum Tanpa SedotanBiasakan meneguk minum tanpa menggunakan sedotan karena sedotan plastik adalah salah satu sumber pencemaran plastik yang paling besar. Kalaupun hendak memakai sedotan, pakai sedotan dari logam atau bambu yang bisa dicuci dan digunakan kembali. 

Belanja Sistem CurahTemukan toko yang menjual aneka barang dengan sistem curah untuk mengurangi sampah plastik dari kemasan pembungkus. Dengan membeli minyak goreng, deterjen, sabun mandi, sampo, dan lain-lain dengan sistem curah, Anda bisa ikut andil memelihara kelestarian lingkungan.

Hindari Plastik MikroTahukah Moms bahwa butiran scrub pada sabun dan pasta gigi itu terbuat dari plastik mikro (microbeads)? Beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Inggris telah melarang penggunaan plastik mikro karena bisa mencemari lingkungan. Sebagai pengganti scrub sintetik, Moms bisa menggunakan biji kopi atau buah pir. Moms juga bisa memilih menggunakan teh bubuk atau teh lepasan daripada teh celup yang kantungnya juga dibuat dengan campuran plastik mikro.

Kumpulkan Sampah PlastikPemakaian wadah plastik memang kadang-kadang tak terhindari karena belum tersedia alternatif bahan lain yang lebih ramah lingkungan. Untuk meminimalisasi dampaknya terhadap lingkungan, Moms bisa  memisahkan sampah plastik dan sampah organik, lalu memberikan kumpulan sampah plastik tersebut kepada pemulung atau membawanya langsung ke tempat daur ulang. 

Kreasi dari Barang BekasKurangi frekuensi pembelian barang yang terbuat dari plastik. Agar bisa kurangi sampah plastik, pakai barang-barang lama yang sudah Anda miliki sebagai wadah berbagai tempat. Anda juga bisa berkreasi membuat sesuatu yang baru dari barang bekas, seperti pot bunga dari ban bekas, tempat bumbu dari botol plastik, atau tempat buah dari teko bocor. Selain ramah lingkungan, barang kreasi sendiri itu juga bisa tampil menarik karena keunikannya. Yuk mulai menerapkannya hari ini, Moms!