7 Cara Kreatif agar Anak Lebih Aktif Bergerak

Terlalu lama berada di rumah bukan berarti makin malas. Ayo, ajak si kecil bergerak!

Sudah bukan rahasia bahwa anak yang aktif menunjukkan dirinya sehat secara fisik dan mental. Aktivitas fisik si kecil ternyata memengaruhi tumbuh kembangnya, terutama pada anak usia 3-5 tahun. Minimal bergerak selama 60 menit dalam sehari akan membantu pertumbuhan tulang dan otot, membangun daya tahan, serta menjaga berat badan ideal anak. 

Sebagai orangtua tentunya Moms juga ingin anak sehat dan aktif, kan? Apalagi di zaman sekarang ini ketika anak-anak lebih memilih ‘berteman’ dengan gawai selama berjam-jam ketimbang bermain bersama teman-temannya. Mumpung sedang ada imbauan #dirumahaja, yuk, coba 7 cara kreatif berikut ini agar anak lebih aktif bergerak.

  • Menjadi contoh
  • Anak selalu membutuh role model yang memotivasinya agar lebih aktif bergerak. Jangan harap si kecil mau beraktivitas di luar ruangan kalau orangtuanya saja setiap hari memilih bersantai di depan TV atau sibuk scrolling media sosial. 

    Jika Moms mau meninggalkan rutinitas sejenak untuk mengajak anak lebih aktif bergerak di halaman, misalnya, pasti si kecil ikut bersemangat menjalaninya. Dia akan merasa senang ditemani untuk beraktivitas apa pun bersama orangtuanya.

  • Bermain bersama
  • Namanya anak-anak, kan, pasti menyukai segala sesuatu yang berbau permainan. Oleh karena itu, carilah permainan yang membuat si kecil bergerak dan tentunya terasa menyenangkan untuk dilakukan bersama-sama setidaknya selama 60 menit.

    Menumpuk bantal menjadi benteng pertahanan atau permainan Simon Says bisa dicoba, lho, Moms. Selain mengajak anak lebih aktif bergerak, kedua aktivitas tersebut dapat membantunya melatih fokus serta merangsang daya imajinasi. 

  • Menari dengan lagu
  • Anda tinggal memutar musik yang ceria dan mengajak si kecil untuk bergerak mengikuti irama. Betul sekali, menari akan menyeimbangkan koordinasi otak kanan dan otak kirinya yang bermanfaat dalam mengasah memori otak si keci.

    Selain itu menari dapat melatih daya ingat anak, apalagi bila ada urutan gerakan yang harus dihapalkan. Butuh referensi? Cek YouTube yang menawarkan segudang genre musik dan tarian, atau Moms juga bisa melihat idol Kpop beraksi untuk menirukan gerakan di video klip mereka.

  • Memasak di dapur
  • Aktivitas yang satu ini mungkin terbilang sederhana, tetapi tidak akan membuat anak-anak bosan. Mengajak si kecil membuat adonan kue atau sekadar membantu mencemplungkan kentanag goreng ke dalam wajan sudah membuatnya lebih aktif bergerak, kok.

    Selama berada di dapur, nih, anak akan belajar tentang proses, mengenal aneka bahan makanan, hingga meningkatkan kepercayaan dirinya. Jangan salah, Moms! Dengan instruksi dan pengawasan yang tepat pasti aman, kok, mengajak si kecil berkreasi di dapur.

  • Ajak membereskan rumah
  • Membantu membereskan rumah juga salah satu cara kreatif yang bisa dipilih agar anak lebih aktif bergerak. Kegiatannya pun tidak terbatas dan bisa disesuaikan dengan usia si kecil.

    Anda bisa mulai dari memintanya membereskan mainannya sendiri, menggosok kaca jendela, atau sekadar memindahkan kotak sampah dari dalam rumah ke tong sampah di halaman. Tanpa disadari anak pun akan belajar soal tanggung jawab dan kebersihan.

  • Mencuci kendaraan
  • Siapa yang tidak suka main air dan sabun? Rasanya anak kecil hingga orang dewasa menikmati berlama-lama main air selain ritual mandi. Nah, Moms bisa mengajak si kecil untuk membantu mencuci mobil atau motor di halaman rumah. 

    Jika anak terlihat tidak berminat, coba suruh dia mencuci sepedanya atau menyirami tanaman. Dijamin ampuh, deh! Kegiatan ini juga mengajarkan proses, konsentrasi, dan rasa tanggung jawab terhadap barang-barang yang dimiliki.

  • Berolahraga di kompleks 
  • Daripada bosan #dirumahaja, saatnya mengajak si kecil ke luar rumah untuk berolahraga. Anda bisa jogging keliling kompleks sementara anak bisa mengayuh sepedanya, atau bisa juga jalan santai bersama-sama. 

    Masih enggan berada jauh dari rumah? Pilihan lain agar anak lebih aktif bergerak adalah bermain bulutangkis atau bola di halaman rumah. Melakukan permainan tradisional seperti bentengan atau lompat karet nggak kalah seru. Toh, si kecil bisa sekaligus mengenal budaya Indonesia? 

    Selamat mencoba, ya, Moms!