5 Perubahan Mengejutkan yang Dialami Tubuh Saat Hamil

Kehamilan hadir membawa sejumlah perubahan pada tubuh perempuan. Begitu sel telur yang sudah dibuahi menempel pada dinding rahim, tubuh akan mengalami pergeseran keseimbangan hormon yang efeknya nampak pada beberapa tanda kehamilan berikut ini:

Tumbuh Rambut pada Lokasi Tak Biasa Peningkatan kadar hormon estrogen bisa memperpanjang siklus pertumbuhan folikel rambut sehingga rambut ibu hamil akan tampak lebih lebat dan lebih sehat. Tapi, bukan hanya di kepala, ibu hamil juga bisa mengalami pertumbuhan rambut pada lokasi tidak biasa, seperti di atas bibir, perut, dan area puting payudara, sebagai akibat pelepasan hormon androgen dari ovarium dan plasenta. Meski bikin risih, Moms tak perlu khawatir karena setelah persalinan, kadar hormon tubuh akan kembali normal dan pertumbuhan rambut di lokasi yang tak biasa akan mereda.

Kulit “Belang”Tanda-tanda kehamilan lainnya tampak pada kulit ibu hamil. Peningkatan kadar hormon progesteron bisa meningkatkan produksi sebum (minyak) pada kulit wajah, sehingga memunculkan keluhan jerawat pada sebagian ibu hamil. Pada saat bersamaan, ibu hamil juga akan mengalami pigmentasi kulit (melasma) yang muncul dalam bentuk bercak cokelat atau warna kulit yang menggelap di sejumlah lokasi. Perbedaan warna kulit juga terlihat dalam bentuk stretch mark (tanda retakan seperti tekstur kulit jeruk). Stretch mark muncul akibat kerusakan lapisan kolagen pada kulit di area tubuh yang membesar dalam waktu cepat seperti perut, paha, dan lengan.

Payudara Membesar Perubahan tubuh saat hamil yang satu ini biasanya diterima dengan senang hati oleh para ibu. Meningkatnya kadar hormon estrogen di dalam tubuh akan membuat ukuran payudara membesar dan area puting menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan. Daerah sekitar puting payudara yang disebut areola juga akan turut membesar dan warnanya menggelap. Pada usia kehamilan trimester akhir, beberapa ibu hamil juga akan mulai memproduksi ASI yang ditandai dengan cairan ASI merembes keluar dari puting payudara.

Keringat Lebih Banyak Saat hamil, rata-rata suhu tubuh Anda akan menjadi lebih tinggi dari biasanya, Moms. Tapi tak perlu khawatir, karena ini bukan gejala demam. Kenaikan suhu tubuh saat hamil terjadi karena peningkatan metabolisme tubuh dan peningkatan aktivitas kelenjar keringat. Makanya, jangan heran bila selama hamil, Anda berkeringat lebih sering dan lebih banyak dari biasanya. Agar kondisi tubuh saat hamil tetap nyaman, Moms perlu cukup minum dan mengenakan pakaian longgar dari bahan yang mampu menyerap keringat.

Telapak Kaki Membesar Moms yang senang belanja online sebaiknya menghindari belanja sepatu lewat internet selama hamil. Pasalnya, rata-rata telapak kaki ibu hamil akan membesar sehingga ukuran sepatu ikut bertambah antara 1-2 angka. Penyebab pembesaran telapak kaki ini adalah peningkatan jumlah cairan yang disimpan di dalam tubuh selama hamil. Selain itu, tubuh ibu hamil juga akan memproduksi hormon relaksin yang melunakkan jaringan pada sambungan tulang, sehingga bentuk telapak kaki bisa “memuai” akibat menahan beban tubuh yang semakin berat.

Tetap semangat menjalani masa kehamilan ya Moms, karena sebagian besar perubahan itu hanya bersifat sementara dan akan kembali normal setelah persalinan. Kalaupun masih ada yang tersisa, anggap saja itu adalah kenang-kenangan berharga dari masa penantian menjelang kehadiran sang buah hati. Setuju, Moms?