Sahabat Inspirasi

Sahabat Inspirasi

Card image
Yusi Yusmiati

Tak dapat disangkal, ibu adalah orang yang pertama kali mencintai kita apa adanya. Bahkan sejak di dalam kandungan pun, ia adalah orang pertama yang tulus menyayangi dan rela mengorbankan jiwa raganya agar anaknya tetap sehat dan selamat sampai nantinya lahir ke dunia.

Setelah anaknya lahir, kasih sayang ibu pun bertambah dimulai dari erangan tangis ketika melihat kita keluar dari rahimnya. Ibu terlihat sangat bahagia seakan-akan ia telah melupakan rasa sakitnya ketika berjuang melawan maut demi melahirkan kita.

23 tahun yang lalu tepatnya tgl 25 April 1996, anakku lahir dengan nama Saniyah Yusrachmasari. Selama 3 bulan saya mengurus sendiri sesuai cuti hamil yang diberikan perusahaan. Saat hari pertama saya kerja, jam 10 ditelp oleh yang ngasuh anakku, terdengar anakku nangis sampai kejer karena mencari ibunya untuk menyusui, akupun langsung ijin pulang tidak tega rasanya meninggalkan anakku untuk bekerja. Hari berikutnya saya pompa ASI untuk bekal anakku selama kerja, istirahatpun saya pulang dulu untuk menyusui. Begitulah setiap harinya selama 6 bulan sampai anakku diberi bubur nasi. Tidak ada kata lelah selama itu, setiap aku pulang kerja anakku digendong neneknya sudah menungguku di jalan, aku masih di atas motor, terlihat anakku mengangkat kedua tangannya yg artinya minta aku gendong, aku percepat motorku yg diikuti ibu & anakku sampai di rumah baru bisa kugendong yang langsung minta nenen. Begitulah sampai 2 tahun aku memberikan ASI. Dia tumbuh menjadi anak yang sehat & pintar. Mulai masuk TK, sorenya sekolah ngaji. Kemudian masuk SD ranking 1 terus dapat beasiswa, saat kelas 6 hafis Qur’an juga. Kemudian masuk SMP & SMA Favorit di Bandung, lanjut masuk ITB (Bioteknik – Forest Engineering) semester akhir sekarang ini Mei 2019. Insya Allah Okt 2019 yang Insya Allah mengantarkan dia Wisuda.

Lengkap sudah kebahagiaanku saat Mei ini dapat panggilan ke Baitullah sebagai pendampingan Bapakku naik Haji yang akan berangkat sekitar bulan Juli 2019. Terima kasih ya Allah, Engkau sudah menganugerahkan seorang anak yang sehat, pintar, tetap istiqomah ya Nak di jalanMu Ya Allah, Aamiin.