Sahabat Inspirasi

Sahabat Inspirasi

Card image
Indri Hastuti

Halo kenalkan ini Kakak ku, namanya adalah Indri Hastuti. Kami biasanya memanggilnya mbak iin

Setelah lulus kuliah, mbak iin menjadi Kepala Ahli gizi di salah satu Rumah Sakit Swasta di Jakarta. Karir yang bagus sudah di depan mata. Namun suatu saat mbak iin harus resign demi ikut suami yang ditempatkan di Kabupaten Pagaralam. Kota kecil di Provinsi Sumatera Selatan dan tidak ada Rumah Sakit besar, tidak ada Mall. Pusat Kota paling ramai disana adalah Pasar. Demi cinta dan keluarga, kakakku melepas karirnya di Ibukota dan mengikuti suami ke Pagar alam. Karena tidak ada Rumah sakit disana, kakakku tidak bisa mencari kerja dan full menjadi ibu rumah tangga.

Sampai di kota ini, kemalangan terjadi. Kakak ku dan suaminya terkena musibah penipuan investasi bodong. Singkat cerita kakakku jadi banyak hutang. Gaji perbulan sebagai PNS sudah dipotong untuk menutup hutang selama berpuluh-puluh tahun.

Demi membantu perekonomian keluarga, kakakku mencoba titip-titip kue. Awalnya usaha ini cukup berjalan lancar namun karena ketatnya persaingan, kakakku mandeg usaha penitipan kue. Berbagai usaha sudah dicoba kakakku untuk membangkitkan perekonomian keluarga. Sampai akhirnya kakakku menjajal usaha ice cream home made. Alhamdulillah usaha ini sampai sekarang bisa menyokong perekonomian keluarga.

Aku salut pada kakak ku, setiap dini hari ia bangun untuk menyiapkan es. Mulai subuh dia sudah keliling dari toko ke toko untuk menitipkan es. Lalu mengantar kedua anaknya berangkat sekolah, siangnya menjemput anak sekolah dan mengambil es yg tadi pagi dititip. Sore sampai malam dia membuat es. Kadang dia juga berjualan es di depan sekolah. Aku sangat salut, dengan gelar Sarjana dan karir yang bagus namun kakakku rela melepaskan itu semua demi keluarga. Dan saat diterpa keterpurukan, dia tetap bangkit demi keluarga. Menurutku dialah contoh Inspiration Mom sejati. Seorang ibu yang patut dicontoh karena walau badai terjadi di rumah tangga, dia tidak lari dari masalah dan apapun tetap dilakukan untuk menguatkan keluarganya dan bangkit dari keterpurukan.