Sahabat Inspirasi

Sahabat Inspirasi

Card image
Apriyanti

Menjadi seorang ibu tidaklah mudah. Perjalanan panjang dilalui demi hadirnya sang buah hati. Dulu bekerja full mengejar karir sampai akhirnya pertemuan kedua dengan dokter kandungan dinyatakan janin tidak berkembang dan harus kuretase. Sedih dan menyesali diri sendiri kenapa sesibuk itu. Selelah itu. Seharusnya sejak dini membagi peran sebagai calon ibu. 2 minggu berlalu rasanya sudah cukup untuk memutuskan resign,akhirnya resign demi sang buah hari. Namun Tuhan Berkehendak lain, setelah berkeliling mencari pendapat dokter lain mengenai kandungan janinnya sehat. Berkembang dengan baik. Sesuatu yang luar biasa terjadi. Masya allah…
Perkembangan fisik menjadi jauh lebih baik. Merasa hebat dengan sang buah hati tumbuh di rahim kita. Semakin bisa enerjik perlahan. Kelahiran yang luar biasa dengan durasi 21 jam buah cintaku menatap dunia. Lima bulan dari kelahirannya saya berpikir untuk memberikan nilai tambah bagi keluarga. Berpikir keras bagaimana menjadi sosok yang masih punya waktu banyak dengan keluarga meski memiliki kegiatan lainnya. Bertemu dengan rezeki lain, mendapatkan tawaran mengajar disekolah dasar. Hari pertama dilalui dengan mulus. Bersama murid-murid semakin paham bahwa mendidik itu tidaklah mudah. Dirumah bagaimana sabar dengan anak sendiri. Disekolah bagaimana sabar dengan 500an anak milik orang tuanya dirumah. Dengan mereka amanah bertambah. Namun kemampuan diri juga terus bertambah. Saya paham bahwa mendidik tidaklah hanya sebatas kata-kata tapi juga dari hati. Dengan anak kecil mungkin mudah memberikan materi tapi memberikan nilai positif terhadap pencarian jati diri mereka di usia dini harus sangat dipelajari. Saya harus belajar dari mereka ,dengan berbagai karakter. Berbagai latar belakang. Berbagai kegemaran. Yang nantinya mungkin bisa diterapkan ketika memiliki lebih dari 1 anak. Bagaimana karakter kakak dan adik yang berbeda. Selain itu beruntung memiliki lingkungan sekolah yang baik. Dimana kegiatan pemberian ASI tetap masih dilaksanakan hingga 15 bulan ini. Jam istirahat atau ketika kosong waktu mengajar diisi dengan pumping. Disedikan kulkas pula sehingga dapat menyimpan ASIP agar tetap kondisi baik ketika sampai dirumah. Dukungan dari suami dan keluarga lainnya pun aman sangat mendukung saya menjadi seorang ibu. Saya bangga menjadi half time teacher and full time mother. Semoga perjalanan saya kedepannya dapat memberikan nilai kebaikan untuk siapapun.